oleh

Upaya Tingkatkan PAD Rohil Melalui Sektor Tanaman Hortikultura

Mediatrenriau, BAGANSIAPIAPI – Program Ketahanan Pangan dan Pertanian Rokan Hilir (Rohil) terus terjadi peningkatan dari tahun ketahun. Peningkatan tersebut telah membuktikan dengan mengalirnya bantuan pemeritah pusat dan provinsi diterima petani Rohil.

Bantuan yang disalurkan pemerintah pusat maupun provinsi itu sampai ketangan kelompok tani hal tersebut peran kadis pangan dan pertanian seperti baru baru ini, 10 kelompok Petani Rohil menerima alat mesin tani (Alsintan) perontok padi.

Adapun 10 kelompok Petani yang menerima alsintan yang tersebar di 4 kecamatan yakni Kecamatan Rimba Melintang, Sinaboi, Pekaitan dan Bangko bantuan alsintan diserahkan oleh Kadis Ketahanan Pangan dan Hortikultura Provinsi Riau disaksi Bupati Rohil H Suyatno dan Kadis Pertanian dan ketahanan pangan Drh Isa Alhamadi.

Bupati Rohil H Suyatno menyebutkan sedikitnya 10 kelompok tani Desa Teluk Pulau Hilir, Kecamatan Rimba Melintang, Rohil menerima bantuan 10 unit alat mesin pertanian Alsintan prontok Padi merk Power Treser dari pusat.

Bahkan lanjut Bupati Bantuan Alsintan tersebut disaksikan oleh Kadis Ketahanan Pangan dan Hortikultura Provinsi Riau, dan Kadis Pertanian Ketahanan Pangan Rohil drh Isa Alhamdi, Senin (08/4/2019) di Kecamatan Rimba Melintang.

Menurut Suyatno bantuan salah satu bentuk kepedulian pemerintah pusat kepada para petani didesa teluk Pulau Hilir mempermudah petani saat akan panen padi agar petani tidak susah menghempaskan padi, cukup memasukan padi yang sudah diarit kedalam alat mesin tani (Alsintan) power treser, menghasilkan gabah.

Dia mengharapkan kepada kelompok penerima bantuan dapat menjaga dan merawat alat tersebut dengan baik, guna kepentingan kelompok dan masyarakat pada umumnya.

Sementara Bantuan10 unit alat  perontok padi diberikan kelompok tani di 4 kecamatan diantaranya untuk Kecamatan Rimba Melintang, Sinaboi, Pekaitan, dan Kecamatan Pekaitan.

Alat mesin Power Treser dapat bekerja tambah efektif dan efesien Melalui program serasi, tanaman padi dari IP 100 bisa meningkat Ke-IP 200.

Selain itu kunjungan Bupati Suyatno kelompok tani tunas mandiri batu hampar kepenghuluan Bentayan telah berupaya mengembangkan tanaman hortikultura.

Hortikultura (horticulture) berasal dari bahasa Latin hortus (tanaman kebun) dan cultura/colere (budidaya), dan dapat diartikan sebagai budidaya tanaman kebun. Kemudian hortikultura digunakan secara lebih luas bukan hanya untuk budidaya di kebun. Istilah hortikultura digunakan pada jenis tanaman yang dibudidayakan.

Kendati kagum melihat berbagai tanaman tumbuh subur terletak di sungai sialang  bantayan hilir, Menurut Bupati Suyatno semua ini tidak terlepas dari bimbingan dari Kepala dinas, PPL, dan Babinsa setempat, melalui pengembangan tanaman hortikultura.

Tambahnya bahwa Tanaman hortikultura di kembangkan kelompok tani tunas mandiri berupa, melon, bawang merah, jagung, pare, labu madu, kool, gambas dan cabe merupakan kelompok tani tunas mandiri. (ADV)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed