oleh

Ratusan Mobil Pejabat Parkir di Rumah Dinas Gubri

Media TrEN RIAU.com, PEKANBARU – Surat dari pimpinan KPK, tanggal 8 Mei 2019 tentang imbauan pencegahan gratifikasi terkait hari raya keagamaan. Selanjutnya, Peraturan Menpan RB tentang pedoman peningkatan pelaksanaan efesiensi, penghematan dan disipilin kerja maka Pemerintah Provinsi Riau membuat Surat Edaran (SE) nomor 18/SE/2019 agar para pejabat di lingkungan pemrov Riau tidak menggunakan kendaraan dinas jabatan dan kendaraan dinas operasional selama masa cuti lebaran Idul Fitri 1440 Hijriah /2019 Masehi.

Oleh sebab itu, sejumlah Mobil Dinas mulai di kandang di halaman Rumah Dinas Gubernur Riau Syamsuar  jalan Diponegoro No.32 Pekanbaru., Rabu (29/05/2019).

Informasi yang diterima dan dihimpun, ratusan kenderaan dinas pejabat pemprov Riau di kumpulkan mulai pagi hingga sore hari Rabu (29/05/2019). Kenderaan tersebut di parkir di halaman belakang rumah dinas gubernur. Kenderaan dinas yang kerap di gunakan para pejabat pemprov Riau tersebut terparkir rapi di dekat landasan helipad.

Sejumlah petugas Satpol PP dan pegawai Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Riau sedang melakukan pengecekan kenderaan tersebut. Berbagai merk kenderaan yang terkumpul, diantaranya Toyota type Inova, Avansa, Hilux, Nissan Type Grand Livina dan X Trail, Mitshubisi L 300 dan Ford Efrest.

Gubernur Ria, Syamsuar menjelaskan bahwa tidak semua kenderaan dinas milik pemprov Riau di kumpulkan. Karena ada juga kenderaan dinas yang digunakan untuk operasional melayani masyarakat pada masa cuti hari raya lebaran Idul Fitri 1440 H.

“Ada juga kendaraan yang tidak dikumpulkan, misalnya kendaraan yang digunakan petugas kami melayani masyarakat pada hari raya Idul Fitri 1440 Hijriah. Contohnya di Unit Pelayanan Teknis (UPT) Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Perhubungan dan mobil ambulan yang digunakan Rumah Sakit Umum Daerah dan digunakan untuk posko lebaran,” kata Syamsuar kepada GenPi.co, Rabu (29/5/2019) sebagaimana dikutib Media Tren Riau.com.

Dijelaskannya, kendaraan ini akan dikumpulkan sampai tanggal 10 Mei 2019. Karena ada pergeseran cuti, yang tadinya paling lambat wajib dikumpulkan hari ini.

“Bila ada pejabat tak patuh mengumpulkan mobil dinas kami akan tarik. Saat ini sudah 436 unit kendaraan yang terkumpul,” tandas Syamsuar.

Sumber/foto : genpi.co

Editor : Andi Gun Riotallo

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed