oleh

Pasca kebakaran hebat di Panipahan : Putra putri Palika Galang Dana

Mediatrenriau.com, Bagansiapiapi- Putra putri Panipahan yang berada di luar kota Panipahan turut prihatin dengan musibah kebakaran melanda rumah pemukiman masyarakat di Jalan Bakti Kepenghuluan Panipahan Darat, Pasir Limau Kapas (Palika), sejumlah putra-putri Palika melakukan pengalangan dana untuk meringankan beban yang dialami warga terkena musibah, Rabu (26/06/2019).

 

Pengalangan dana dilakukan dengan turun ke sejumlah ruas jalan di Bagansiapiapi. Penggalangan dana bantuan dengan menjalankan kotak bantuan kebakaran. Bantuan dana diserahkan umumnya berupa uang oleh masyarakat penguna kendaraan yang melintas.

 

“Aksi ini sebagai wujud kepedulian sosial kami untuk dapat meringankan beban yang dialami oleh saudara-saudara yang terkena musibah kebakaran. Jangan dilihat dari besar atau kecilnya hasil yang diperoleh namun yang terpenting adalah bagaimana wujud solidaritas terhadap sesama apalagi kami sebagai anak Palika tidak lupa dengan kondisi yang terjadi di kampung halaman,” kata koordinator pengalangan dana, Andri alias Cebol, Rabu (26/6/2019).

 

Pada hari pertama aksi pengalangan melibatkan sejumlah pihak, dengan waktu pelaksanaan beberapa jam. Untuk tahapan awal telah berhasil terkumpul dana Rp. 1.985.000. Pihaknya berencana akan melanjutkan untuk pengalangan dana beberapa hari kedepan dengan melibatkan peran kalangan pelajar dan pemuda.

 

Musibah kebakaran hebat di Panipahan telah melanda 21 unit rumah warga dan merobohkan 9 unit kios pasar di Panipahan Darat, Rabu (26/6/2019) dini hari sekitar pukul 00.10 wib. Kebakaran meludeskan rumah, serta harta benda yang dimiliki penghuni pasalnya pemadaman dengan alat sederhana dan berjalan lambat.

 

Dua warga diketahui mengalami luka bakar dan robek tertimpa seng yang jatuh karena terbakar.

 

“Sumber api diduga dari rumah warga Muslim, saat disadari warga berupaya menolong tapi api cepat membesar akibatnya 21 rumah ludes terbakar sementara itu sembilan kios terpaksa dirusak untuk mencegah api menjalar,” kata warga Oji (20). (rilis)

Editor : Andi Gun Riotallo

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed