oleh

Satpolairud Polres Rohil serahkan 20 life bouy kepada nelayan Bagan Punak

MediatrenRiau.com, Bagansiapiapi – Dalam rangka Quick Wins program 1 (satu). Satuan Kepolisian Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Rohil memberikan penyuluhan tentang mencegah paham radikal dan anti pancasila serta bahaya narkoba. Tema yang diangkat pada penyuluhan kali ini adalah bersama kita tingkatkan kamtibmas,penertiban dan penegakkan hukum bagi organisasi radikal dan anti pancasila. Hadir pada kegiatan tersebut lurah Bagan Punak, tokoh masyarakat, tokoh pemuda beserta puluhan nelayan di kelurahan Bagan Punak dan sejumlah personel Satpolairud. Penyuluhan dilaksanakan di kantor Satpolairud Bagansiapiapi, Jumat (28/06/2019) pagi. Pada Kegiatan ini sekaligus dilaksanakan penyerahan 20 alat keselamatan laut life buoy (pelampong), sembako 20 paket, bendera merah 20 lembar dan teks pancasila 20 lembar kepada masyarakat nelayan pesisir Kelurahan Bagan Punak.

 

Dalam sambutannya, Kasat Polairud Iptu Sapto Hartoyo, menjelaskan bahwa kegiatan Quick Wins program 1 adalah program Pemerintah melalui Kepolisian, khususnya Satpolair untuk menyampaikannya kepada masyarakat dan para nelayan.

 

“Sebetulnya beberapa tahun ini kita laksanakan program ini, karena sudah ditentukan dalam satu tahun itu dua belas kali melakukannya di Pesisir. Jadi satu bulan sekali dilaksanakan oleh seluruh Satpolair di Indonesia,” katanya.

 

Dikatakannya, pelaksanaan penyuluhan pada program ini dilakukan sesuai dengan tema yang diberikan yakni bersama kita tingkatkan kamtibmas penertiban dan penegakan hukum bagi organisasi radikal dan anti pancasila.

 

“Kita lakukan kegiatan ini untuk penertiban dan penegakan hukum bagi organisasi radikal dan anti pancasila,” terangnya.

 

Selain itu, Kasat Polairud Polres Rohil mengingatkan para nelayan ketika beraktifitas menangkap ikan agar selalu membawa life buoys atau pelampung penyelamat yang telah diberikan.

 

“Bayangkan saja cuaca kurang bagus. Oleh sebab itu, diingatkan sebelum melaut supaya mempersiapkan alat penyelamat pelampong diatas kapal. Ini demi keselamatan di laut,”katanya.

 

Kemudian itu, Kasat Iptu Sapto menambahkan agar masyarakat dan nelayan pesisir tidak terpengaruh pada penyalahgunaan narkoba. Karena menurut informasi yang didapat banyak para nelayan yang terpengaruh oleh penyalahgunaan narkoba. Jika hal ini ditemui maka secara tegas akan ditindak,jelasnya.

 

“Nelayan ini kan sering di laut, jadi informasi kurang, makanya kadang mudah terpengaruh. Kita harapkan dengan kegiatan ini supaya nelayan mengerti masalah hukum ngerti masalah radikal anti pancasila,”pungkasnya.

Editor : Andy Gunawan Riotallo

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed