oleh

Tingkatkan Ekonomi Melalui Sektor Wisata

Media Tren Riau, BAGANSIAPIAPI– Pemerintah daerah berupaya meningkatkan perekononian masyarakat melalui sektor kepariwisataan. Pelbagai kegiatan dilakukan untuk meningkatkan pengunjung dalam sepekan berlangsungnya iven wisata nasional Bakar Tongkang.

 

Bupati Kabupaten Rokan Hilir H.Suyatno Amp menginginkan  event wisata nasional Bakar Tongkang harus di barengi dengan daya tarik wisata lain dan penataan kota agar lebih cantik, bersih, rapi, indah. Tentunya dengan sambutan tata krama masyarakat yang ramah tamah dan sopan santun dalam bertutur kata selaku di negeri adat melayu.

 

“Untuk memberikan kenyamanan wisatawan, kota Bagansiapiapi harus kita indahkan dengan berbagai penataan, “jelasnya.

 

Bupati Kabupaten Rokan Hilir ingin kota Bagansiapiapi ditata sebagai daerah wisata kota lama sekaligus wisata kota madani. Oleh sebab itu, bupati kabupaten Rokan Hilir ini ingin lampu-lampu penerangan kota berfungsi bagus dan terang. Kemudian itu, dia juga ingin didepan gedung Batu Hampar ditata dengan sejumlah payung sebagai daya tarik wisata foto.

 

Selain memperhatikan jalan lintas ke ibukota kabupaten Rokan Hilir, dia juga ingin ditingkatkan keamanan dan ketertiban sebagai langkah memberikan kenyamanan kepada wisatawan menuju kota Bagansiapiapi. Oleh sebab itu, kekompakan dan kerjasama yang bagus dari pelbagai pihak harus di tingkatkan. Khususnya pihak kepolisian, TNI dan Satpol PP.

 

“Jangan sampai nanti menjadi cerita negatif bagi para wisatawan bahwa Bagansiapiapi tidak aman,”katanya.

Fashion Carnaval meriah.

Fashion Carnaval di gelar dalam rangkaian event pariwisata nasional bakar tongkang di kota Bagansiapiapi Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Provinsi Riau, Senin (17/06/2019). Tampak hadir Bupati Rohil H.Suyatno, anggota DPRD Riau Siswaja Mulyadi. Kajari Rohil Gaos Wicaksono SH.MH, Kapolsek Bangko Kompol Sasli Rais SH , dan unsur forkopimda lainnya , serta sejumlah pimpinan Pratama dan administrator OPD dilingkungan pemdakab Rohil. Bahkan touris asal negara Francis juga ikut hadir.

 

Panitia penyelenggara fashion carnaval menjelaskan pengunjung fashion carnaval pada tahun 2018 sebanyak 71 ribu orang, 31 ribu orang diantaranya adalah turis manca negara. Pada tahun 2019 ini ditargetkan mencapai 75 ribu orang pengunjung.

 

Fashion carnaval tahun 2019 ini diikuti sebanyak 900 orang peserta dan pendukung lainnya. Kostum yang unik dengan estetika art dan form merupakan penilaian untuk fashion peserta yang dibagi beberapa kategori, yakni kategori anak-anak, kategori dewasa dan kategori kelompok.

 

Orang nomor satu di Rohil sangat mengapresiasi para peserta fashion carnaval ini. Dia mengharapkan semangat kesatuan dan persatuan selalu di jaga kondusif sehingga penyelenggaraan berlangsung tertib, aman dan lancar.

 

“Di tahun mendatang fashion carnaval ini akan lebih ditingkatkan lagi. Mudah-mudahan fashion carnaval ini berjalan sebagaimana yang diharapkan,”tutur Suyatno kemudian, “selamat kepada yang mengikuti fashion carnaval ini ,“pungkasnya dilanjutkan pemukulan gong.

 

Kenali sejarah tempo dulu dengan kunjungi tempat tempat bersejarah

Keesokan harinya, Bupati Rokan Hilir H.Suyatno melakukan pembukaan festival Bagan Heritage yang dihelat di depan gedung batu hampar jalan Perwira Bagansiapiapi ,  Selasa (18/06/2019). Tampak mendampingi orang nomor  satu di Rohil , Kajari Rohil Gaos Wicaksono SH,MH Kapolsek  Bangko Sasli Rais SH, Setdakab Rohil Drs H.Surya Arfan,Msi, kadis Bappeda H.M Job Kurniawan, unsur forkopimda dan sejumlah pimpinan Pratama dan  administrator OPD di lingkungan  pemdakab Rohil.

 

 

Tampak juga ratusan siswa sekolah yang bakal diperkenalkan ke tempat tempat sejarah di kota Bagansiapiapi. Diharapkan para generasi muda ini dapat menorehkan tulisannya di media sosial maupun di media lainnya sebagai langkah  untuk melestarikan tempat bersejarah di kota Bagansiapiapi.

Bupati Rohil H.Suyatno mengharapkan warga masyarakat menyambut tamu dengan adap negeri seribu kubah. Dia mengingatkan, sebagai tanah Melayu negeri seribu kubah beradat  istiadat Melayu selayaknya menyambut tamu dengan ramah tamah, dan sopan santun terhadap para pengunjung wisata even nasional di kota Bagansiapiapi.

 

“Saya sangat bangga informasi yang saya dapat  jumlah tahun ini sudah meningkat mencapai 75 ribu orang yang datang ke Bagansiapiapi, “kata Suyatno.

Dalam kesempatan ini dia mengajak para generasi muda dan masyarakat dapat menjaga peninggalan sejarah dan aset aset daerah tempo dulu sehingga dapat dinikmati bersama hingga anak cucu. Kemudian itu, dia mengharapkan payung bergantungan di jalan Perwira agar selalu dijaga.

“Payung payung dijaga dengan baik  untuk selanjutnya akan kita pindahkan di taman kota Bagansiapiapi,”ujarnya.

Bupati Rohil H.Suyatno menjelaskan bahwa kota Bagansiapiapi sudah dikenal dunia sejak Tempo dulu. Karena terkenal sebagai penghasil ikan nomor dua di dunia setelah Norwegia. Kemudian gedung BRI di jalan Merdeka saat ini merupakan bangunan gedung BRI nomor dua di Indonesia. Hal ini karena nilai pertukaran, peredaran uang dan perekonomian kota Bagansiapiapi tempo dulu sangat bagus. Kemudian itu,  dikatakannya bidang pariwisata dan peninggalan sejarah yang berada di Rokan hilir diharapkan dapat dijaga bersama sama.

“Para generasi muda khususnya pelajar diharapkan dapat melihat secara langsung tempat tempat sejarah tersebut dengan menjaga, mengetahui sejarahnya dan mengenalkannya kepada yang lain,”pungkas H.Suyatno.

Exif_JPEG_420

Bupati Ajak Pengusaha Berinvestasi

Kemudian itu, Bupati Rokan Hilir sangat berterima kasih kepada pengusaha-pengusaha asal Rokan Hilir (Rohil) yang telah mau datang mengunjungi kota Bagansiapiapi. Bahkan dia sangat berterima kasih kepada pengusaha baut Jakarta asal Pulau Halang, Sugianto yang telah menyediakan tempat IP Plaza untuk hiburan jelang bakar tongkang. Dia sangat bangga kepada warga Rohil berada di perantauan, Sugianto yang datang ke Rohil untuk menyelenggarakan acara bakar tongkang ini bersama rekan-rekan pengusaha asal Rohil lainnya. Sugianto, pengusaha baut di Jakarta telah banyak mengajak kerja warga Rokan Hilir untuk bekerja di perusahaannya. Sehingga setiap tahun dapat membawa warga asal Rohil tersebut untuk mengikuti acara bakar tongkang. Bahkan orang nomor satu di Rohil ingin pengusaha di perantaun yang sukses dapat berinvestasi untuk membangun kampung halamannya.

 

“Saya yakin dengan kerendahan hati pengusaha di perantauan yang sukses dapat meningkatkan pembangunan Rohil dengan menanam investasi di daerah, kampung halamannya sendiri, “ujar Suyatno.

 

Dalam kesempatan ini, kehadiran gubri Syamsuar yang juga asal Rokan Hilir (Rohil), bupati Rohil H.Suyatno berharap pembangunan-pembangunan untuk daerah Rokan Hilir akan semakin maju dan meningkat. Tentunya dengan mengalokasikan dana untuk pembangunan daerah Rokan Hilir.

 

“Kami masyarakat Rohil mendukung sepenuhnya kepada gubri. Mudah-mudahan kerjasama yang dilakukan selama ini berjalan terus dan menuju langkah yang lebih baik lagi, “tandas Suyatno.

Raih Pengunjung 72.800 orang dan Perputaran Uang Rp1,6 Triliun

Dalam pelaksanaan event wisata nasional bakar tongkang pada tahun 2019 ini sebanyak 72 ribu 800 orang pengunjung di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), khususnya dikota Bagansiapiapi.

 

“Pengunjung ada yang berasal dari Korea, Taiwan, Singapore dan Malaysia,”ujar Surya Arfan, Rabu malam (19/06/2019).

 

Dengan banyaknya pengunjung pada saat event nasional bakar tongkang ini , secara tidak langsung perekonomian masyarakat meningkat. Hal ini disebabkan jualan kuliner, oleh-oleh, dan jualan para pedagang lainnya seperti rumah makan semakin banyak daya pembeli. Kemudian pelayanan travel transportasi yang meningkat signifikan dengan membludaknya penumpang. Kamar di hotel-hotel dan wisma telah penuh terisi semua. Bahkan ada yang menyewa rumah-rumah penduduk.

 

“Malah para agent travel kewalahan melayani, karena kekurangan mobil untuk mengangkut penumpang,”tuturnya.

 

Kemudian para pengayuh becak dikota Bagansiapiapi juga dapat menambah pendapatan dengan banyaknya penumpang. Meningkatnya pengunjung secara tidak langsung perputaran uang dan ekonomi di Rokan Hilir, khususnya dikota Bagansiapiapi semakin meningkat.

 

“Uang yang beredar selama satu minggu event wisata bakar tongkang sekitar 1,6 triliun. Uang beredar disekitar Bagansiapiapi dan sekitarnya,”pungkasnya.

 

Kemajuan terjadi dengan adanya wisatawan dari prancis datang mengunjungi kota Bagansiapiapi pada tahun 2019 ini. Diharapkan even wisata nasional bakar tongkang tahun depan semakin banyak wisatawan eropa yang datang ke kota Bagansiapiapi.

 

Pengamat dan peduli wisata Rokan Hilir (Rohil) Prof  Kasman di Pekanbaru menyampaikan kepada sekretaris daerah pemerintah kabupaten Rokan Hilir (Sekdakab Rohil), berdasarkan uang keluar di bank yang berada di kota Bagansiapiapi ditambah dari uang yang dibawa para wisatawan dan  biaya-biaya lainnya, selama sepekan festival wisata nasional bakar tongkang berlangsung perputaran uang di Bagansiapiapi kurang lebih sebesar 1,6 triliun. Hal ini disampaikan  sekretaris daerah pemerintah kabupaten Rokan Hilir (Sekdakab Rohil) kepada media tren Riau ketika dikonfirmasi, Kamis (20/06/2019).

 

“Saya minta data dari Bank untuk Kota Bagansiapiapi baik yang melalui ATM maupun Yang Tarik dan Transfer Tunai,kata Prof Kasman ,”jelas Drs H. Surya Arfan,Msi mengulangi kata Prof Kasman, “terus ditambah dengan data uang cash yang dibawa saudara kita yang dari luar negeri melalui Catatan Bea Cukai,”tambahnya.

 

Selanjutnya perputaran uang juga dilihat dari banyaknya hotel disewa maupun biaya hotel dan transportasi serta berapa uang sumbangan etnis Tionghoa kepada kelenteng mereka disaat event wisata nasional bakar tongkang.

 

“Juga hasil kita konfirmasi Biaya Hotel dan Sumbangan Mereka di Klenteng,”pungkasnya Sekdakab Rohil Drs H.Surya Arfan, Msi menjelaskan. (*)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed